Big Ad

header catatan kang hamdan

Selamat Datang PTM dan Selamat Tinggal PJJ

1 komentar

selamat datang PTM, selamat tinggal PJJ

Setelah hampir satu setengah tahun lebih pembelajaran harus dilaksanakan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Anak-anak selama satu setengah tahun itu terpaksa harus belajar di rumah dengan berbagai keterbatasan, dikarenakan masih masifnya penyebaran virus covid-19 (corona).

Akhirnya melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.O1.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 TAHUN 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), pemerintah mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan dengan tetap mengacu pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Namun, sayangnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SKB 4 menteri tersebut hanya diberlakukan untuk daerah-daerah yang masuk pada kategori PPKM Level 1 dan 2, itupun dilaksanakan dengan pembelajaran terbatas. Sementara untuk daerah yang berada di Level 3 dan 4, masih harus menggelar pembelajaran secara jarak jauh (PJJ).

 

Dasar Hukum

Salah satu daerah yang kena dampak dari pemberlakuan SKB 4 menteri itu adalah Kabupaten Sukabumi, yang saat SKB 4 menteri itu diberlakukan masih berada di level 4. Tapi alhamdulilah, seiring perubahan level PPKM, dan adanya penurunan kasus harian covid-19 di Sukabumi, maka Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengeluarkan surat edaran Nomor 443.1/Kep. 743-Hukum/2021 Tentang Perpanjangan Ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Coronavirus Disease 2019 di Kabupaten Sukabumi.

Untuk melaksanakan surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 421/8235/Sekret dan  421/8320/Sekret, perihal Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa PPKM level 3 COVID-19, yang ditujukan kepada seluruh Kepala dan Pengelola satuan pendidikan. Pada intinya dalam surat itu dijelaskan tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan dapat dilakukan dengan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) terbatas dan/ atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

 

Selamat Datang PTM dan Selamat Tinggal PJJ

Dengan dikeluarkannya surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, maka dapat dipastikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) boleh dilaksanakan dengan terbatas, dan tentunya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak lagi dilaksanakan. 

Berikut beberapa poin dari surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tersebut tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan di masa PPKM level 3 COVID-19 :

  1. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di satuan pendidikan dapat dilakukan dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dan/atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
  2. Satuan pendidikan pelaksana Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) terbatas adalah satuan pendidikan yang telah memenuhi daftar periksa kesiapan belajar pada laman DAPODIK
  3. Peserta didik yang mengikuti Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) terbatas adalah peserta didik yang telah mendapat persetujuan orang tua/wali dan bagi peserta didik yang tidak mendapat persetujuan mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
  4. Kondisi kelas : (1). SD/Paket A, SMP/Paket B, dan Paket C, jaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter dan kapasitas 50% (lima puluh persen) atau maksimal 18 (delapan belas) peserta didik per kelas. (2). PAUD, jaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter dan kapasitas 33% (tiga puluh tiga persen) atau maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas
  5. Jumlah hari dan jam pembelajaran PTM terbatas dengan pembagian rombongan belajar (shift) ditentukan oleh satuan pendidikan dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan
  6. Perilaku wajib di seluruh lingkungan satuan pendidikan yaitu menggunakan masker yang terstandar yang menutupi hidung dan mulut sampai dagu, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer), menjaga jarak minimal 1,5 meter dan tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan, serta menerapkan etika batuk/bersin.
  7. Kondisi medis warga satuan pendidikan : (1). warga harus dalam kondisi sehat dan jika mengidap penyakit penyerta (comorbid) harus dalam kondisi terkontrol. (2). Tidak memiliki gejala COVID-19, termasuk orang yang serumah dengan warga satuan
  8. Kegiatan yang tidak diperbolehkan di satuan pendidikan antara lain: (1). Kantin/Warung (disarankan warga satuan pendidikan membawa makanan/minuman masing-masing dengan menu gizi seimbang), (2). Kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler (disarankan tetap melakukan aktivitas fisik di rumah), (3). Orang tua menunggu peserta didik di satuan pendidikan, (4). istirahat di luar kelas, (5) pertemuan orang tua peserta didik, dan kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan
  9. Kepala satuan pendidikan menghentikan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) terbatas di satuan pendidikan dan melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) apabila ditemukan kasus konfirmasi COVID-19 di satuan pendidikan 
Itulah poin-poin penting dari surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Nomor 421/8320/Sekret, perihal Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa PPKM level 3 COVID-19. 
Meskipun pembelajarannya masih terbatas, tapi paling tidak bisa mengobati kerinduan seluruh warga belajar untuk kembali bertatap muka di sekolah.


Pa Hamdan
Saya dilahirkan dari pasangan M. Atang Suminta dan Oneng Suryani... Beristrikan Endang Zoraidah ....Insya Allah diberkahi

Related Posts

1 komentar

  1. Alhamdulillah, akhirnya belajar tatap muka juga. Mudah-mudahan berjalan dengan lancar sareng sararehat sadayana. Amin

    BalasHapus

Posting Komentar